Welcome To My Blog...

Haiiii,,,Haiiii,,Salam Kenal Dari Aku, Untuk Para Pengunjung Blog Ini Yach,,,Selamat Membaca ,,,,

Kamis, 30 Juni 2011

the Patriot

artikel ini adalah kelanjutan dari artikel film yang meng inspirasi hidup...
sobat dapat melihat artikelnya disini

the Patriot


the Patriot adalah film perang 2000 yang disutradarai Roland Emmerich, yang ditulis oleh Robert Rodat, dan dibintangi Mel Gibson, Chris Cooper, dan Heath Ledger. Ini diproduksi oleh Perusahaan Film Mutual dan didistribusikan oleh Columbia Pictures. Film ini terutama berlangsung di South Carolina (dan sepenuhnya difilmkan di sana) dan menggambarkan kisah seorang Amerika menyapu ke dalam Perang Revolusi Amerika ketika keluarganya terancam. Protagonis, Benjamin Martin, secara longgar didasarkan pada real perwira Angkatan Darat Kontinental Francis Marion, Andrew Pickens dan lain tokoh-tokoh Perang Revolusi. Patriot dinominasikan untuk tiga Academy Awards: Suara Terbaik, Sinematografi Terbaik, dan Skor Musik Terbaik Asli.


Pada awal Revolusi Amerika, Benjamin Martin (Mel Gibson) adalah veteran Carolina Selatan Perang Perancis dan India dan duda membesarkan tujuh anak. Tahun adalah 1776, dan Martin dipanggil ke Charleston untuk memilih di South Carolina Majelis apakah pungutan harus lulus dalam mendukung Angkatan Darat Kontinental. Takut konsekuensi dari perang dengan Inggris Raya, Martin menolak untuk memilih mendukung pungutan, yang tetap bulat. Malu pengecut ayahnya dirasakan, putra sulung Martin, Gabriel (Heath Ledger), enlists di Continental Army melawan keinginan ayahnya.


Beberapa tahun berlalu dan Charleston jatuh ke Inggris. Selama pertempuran, Jibril kembali rumah, tersandung, terluka ke rumah keluarga dan membawa berita militer. Para Martins merawat tentara Inggris dan Amerika terluka setelah pertempuran. Sebuah detasemen dari Dragoons Inggris tiba, dipimpin oleh Kolonel William Tavington kejam (Jason Isaacs). Mereka menangkap Gabriel sebagai mata-mata dan berniat untuk mengeksekusi dia kembali ke perkemahan mereka. Ketika selanjutnya anak sulung Benjamin Thomas upaya untuk membebaskan Gabriel, ia ditembak dan dibunuh oleh Kolonel Tavington. Perintah Tavington rumah Martin dibakar, dan menembak terluka Amerika.


Dalam perjalanan mereka kembali ke perkemahan, konvoi Inggris disergap oleh Martin dan dua putranya, membebaskan Gabriel dalam proses. Hanya satu pribadi Inggris bertahan dan memberitahu Tavington melihat frighting tentang satu orang - hantu - membunuh semua dua puluh rekan prajuritnya sebelum dia menghilang. Gabriel dan Benjamin memutuskan untuk bergabung kembali tentara Amerika dan melawan Inggris, meninggalkan sisa anak-anak dalam merawat adiknya iparnya, Charlotte. Karena pengalaman medan nya, Benjamin adalah seorang kolonel dan diangkat mengepalai milisi lokal. Tujuannya akan tetap Tuhan Cornwallis (Tom Wilkinson) yang ditempati di South Carolina untuk mencegah dia dari marching utara. Benjamin merekrut dan melatih pasukannya dengan bantuan Jean Villeneuve Mayor (Tchéky Karyo), seorang perwira infanteri Perancis, yang ditugaskan untuk Martin satuan milisi Carolina Selatan.


Milisi Benjamin menggunakan perang gerilya, mengganggu jalur suplai Inggris, barang menangkap, dan membakar setengah jembatan dan feri yang mengarah ke Charleston. Taktik ini mendapatkan dia menghina Tuhan Cornwallis, yang memandang tindakan ini sebagai tidak beradab. Dia bahkan menyalahkan Tavington untuk menciptakan ini "Roh" dengan taktik brutal, yang menjaga hak Umum di mana dia. Kesal kurangnya kemajuan dan dihina oleh siasat cerdik Martin sampai delapan belas bebas dari milisi ditangkap oleh reguler Inggris, Cornwallis enggan enlists Kolonel Tavington untuk menggunakan apa pun sarana yang diperlukan untuk menangkap Martin dan menghancurkan milisi, mengetahui sepenuhnya dengan baik taktik brutal dia akan mempekerjakan. Tavington belajar identitas dari beberapa anggota milisi dan hasil untuk menyerang keluarga mereka dan membakar rumah mereka. Keluarga Benjamin terpaksa meninggalkan perkebunan Charlotte, setelah dibakar, dan menetap di sepanjang pantai dengan sekelompok hamba mantan hitam. Ada, Gabriel menikah lama waktunya cinta Anne (Lisa Brenner).


Selama kampanyenya, Tavington naik ke sebuah kota yang dikenal untuk mendukung milisi dan memiliki penduduk terkunci dalam gereja, tetapi tidak sebelum mempelajari keberadaan Martin. Dia kemudian memerintahkan gereja dibakar, membunuh di dalam semua, termasuk istri Anne baru Gabriel. Dalam marah, Gabriel dan sekelompok kecil perkemahan serangan milisi Tavington itu. Gabriel tunas Tavington; Tavington memainkan mati dan kemudian menusuk Jibril dengan pedang sebelum melarikan diri. Martin tiba pada waktunya untuk memiliki Gabriel mati dalam pelukannya.

Patah hati, ragu-ragu sebentar Benjamin dalam komitmennya untuk memerangi, tetapi kemudian bergabung dengan tentara Kontinental. Pada Pertempuran Cowpens, Amerika dan melawan Inggris dalam pertempuran yang menentukan. Selama kekacauan, Martin menemukan dan duel Tavington; Tavington keuntungan sisi atas dan luka Martin. Sama seperti Tavington adalah tentang untuk menyelesaikan Martin, Martin menusuk dengan bayonet Tavington melalui kemudian menusuk tenggorokannya, membunuhnya. Pertempuran berakhir Cowpens dalam kemenangan Amerika dan Cornwallis dipaksa untuk mundur.

Setelah serangkaian kekalahan, Cornwallis yang terkepung di Yorktown, Virginia, di mana ia menyerah kepada Amerika. Film berakhir dengan Benjamin kembali ke peternakan untuk menemukan tetangga dan sesama anggota milisi membangun kembali rumahnya.


Full Metal Jacket

The Prestige (Perang dalam Dunia Sulap)

A SONG FOR A RAGGY BOY

Stray Dog

The Book of Eli

CITY OF LIFE

NINE

MICHAEL JACKSON – This Is It!

KING

GARUDA DI DADAKU

Valkyrie

ELEGY

Atonement

Seraphim Falls

Gran Torino

THE PAINTED VEIL

LA NIÑA SANTA

Ennui

The Messenger

HOSTEL

REDACTED (2007)

IRON MAN

Film Atonement

Dororo

The Last King of Scotland

Denias

Seraphim Falls

X-Men: The Last Stand

NOBODY KNOWS

SILENT HILL

CAPOTE

The Pool

Dog Soldiers

The Hours

Final Destination 2

Catch Me If You Can

The Prestige

road to perdition

The Notebook

i am sam

DRAGON ZAKURA

Saur Sepuh

BROKEBACK MOUNTAIN

The Green Mile

The Vampire Assistant

A Walk To Remember

August Rush (2007)

Legends Of The Fall

Fireproof

the Last Samurai

The Mighty

Saving Private Ryan

review film Life is Beautiful

review film Schindler's List

review film Surat Kecil Untuk Tuhan

sweet home alabama

Never Been Kissed

review film closer

Pay it Forward

1 Litre of Tears

Hachiko: A Dog's Story

Forrest Gump

artikel ini adalah kelanjutan dari artikel film yang meng inspirasi hidup...
sobat dapat melihat artikelnya disini


Forrest Gump adalah film drama Amerika Serikat tahun 1994 berdasarkan novel tahun 1986 karya Winston Groom. Film ini sukses secara komersial dan menjadi film terlaris di Amerika Utara pada tahun rilisnya. Film ini meraih total 13 nominasi Academy Awards dan memenangkan enam diantaranya, termasuk Film Terbaik, Sutradara Terbaik (Robert Zemeckis), dan Aktor Terbaik (Tom Hanks).

Film ini menceritakan tentang seorang pria dengan IQ 75 dan epik perjalanan hidupnya, bertemu dengan tokoh-tokoh bersejarah, memengaruhi budaya pop dan bahkan turut di dalam peristiwa-peristiwa bersejarah tanpa menyadari betapa pentingnya peristiwa itu, akibat kecerdasannya yang di bawah rata-rata. Film ini berbeda secara substansi dari karya novel aslinya.


Forrest Gump yang dibesarkan oleh ibu nya dengan penuh perjuangan. Forrest sering diejek dan dijauhi oleh kawan-kawannya karena kecerdasannya yang di bawah rata-rata. Namun di luar ketidakmampuannya itu, ia memiliki kemampuan lari yang cepat.

Pada hari pertama sekolahnya, ia bertemu dengan Jenny, seorang anak perempuan dekat tempat tinggalnya yang dikenalnya sejak taman kanak-kanak, tapi menjadi cinta tak berbalas. Ketika lulus SMA, ia mendaftar masuk ke militer dan dikirim ke Vietnam, di mana ia dengan segera berteman dengan seorang pria negro bernama Bubba, yang meyakinkan Forrest untuk ikut dalam bisnis udang bersamanya setelah perang usai. Forrest menjadi seorang yang sangat berjasa dalam peletonnya dengan kemampuan lari cepatnya. Ia menjadi penyelamat banyak tentara yang terluka dan juga menolong komandannya, sehingga dia menerima Medali Kehormatan Kongres atas kepahlawanannya.


Saat penyembuhan dari tembakan peluru yang bersarang di bokongnya, ia menemukan kemampuan terpendamnya dalam pingpong. Ia pun menjadi atlet tenis meja yang terkenal dan membawa negaranya ke ajang internasional dalam sebuah pertandingan melawan tim Cina. Dalam sebuah demonstrasi anti perang di Washington, DC, ia bertemu dengan Jenny, yang telah bergaya hidup hippie.

Forrest Gump dewasa menghabiskan waktunya untuk melakukan pencarian teman kecil perempuannya yang hilang. Ia mengeluarkan uang tabungannya untuk membeli kapal penangkap udang seperti yang dijanjikannya pada Bubba. Pada awalnya, usahanya selalu gagal tapi dengan kerja keras dan pantang menyerah, dan dibantu oleh komandannya yang telah pensiun karena cacat, ia pun menjadi seorang yang sukses dan mampu untuk membiayai keluarga Bubba.

Suatu hari, Jenny kembali dan menemui Forrest, yang kemudian melamarnya. Jenny menolak, tetapi merasa harus membuktikan cintanya kepada Forrest dengan tidur bersamanya. Jenny kemudian pergi pagi-pagi benar. Tanpa berpikir panjang, Forrest memilih untuk melakukan perjalanan. Mungkin secara impulsif, ia memutuskan untuk berlari mengelilingi Amerika Serikat, selama lebih dari tiga setengah tahun, dan menjadi terkenal.


Sekembalinya di kemudian hari, ia mendapatkan surat dari Jenny, yang melihatnya sedang berlari di televisi, memintanya untuk datang. Setelah bertemu, Forrest menyadari bahwa Jenny telah memiliki seorang anak laki-laki, yang adalah anak mereka berdua. Jenny memberitahu Forrest bahwa Jenny sedang sakit karena virus. Ketiganya kemudian kembali ke Greenbow, Alabama. Jenny dan Forrest akhirnya menikah, tetapi tak lama kemudian Jenny meninggal dunia.


Full Metal Jacket

The Prestige (Perang dalam Dunia Sulap)

A SONG FOR A RAGGY BOY

Stray Dog

The Book of Eli

CITY OF LIFE

NINE

MICHAEL JACKSON – This Is It!

KING

GARUDA DI DADAKU

Valkyrie

ELEGY

Atonement

Seraphim Falls

Gran Torino

THE PAINTED VEIL

LA NIÑA SANTA

Ennui

The Messenger

HOSTEL

REDACTED (2007)

IRON MAN

Film Atonement

Dororo

The Last King of Scotland

Denias

Seraphim Falls

X-Men: The Last Stand

NOBODY KNOWS

SILENT HILL

CAPOTE

The Pool

Dog Soldiers

The Hours

Final Destination 2

Catch Me If You Can

The Prestige

road to perdition

The Notebook

i am sam

DRAGON ZAKURA

Saur Sepuh

BROKEBACK MOUNTAIN

The Green Mile

The Vampire Assistant

A Walk To Remember

August Rush (2007)

Legends Of The Fall

Fireproof

the Last Samurai

The Mighty

Saving Private Ryan

review film Life is Beautiful

review film Schindler's List

review film Surat Kecil Untuk Tuhan

sweet home alabama

Never Been Kissed

review film closer

Pay it Forward

1 Litre of Tears

Hachiko: A Dog's Story

Hachikō

artikel ini adalah kelanjutan dari artikel film yang meng inspirasi hidup...
sobat dapat melihat artikelnya disini

Hachikō

Hachikō (ハチ公?) (10 November 1923-8 Maret 1935) adalah seekor anjing jantan jenis Akita Inu kelahiran Ōdate, Prefektur Akita. Ia terus dikenang sebagai lambang kesetiaan anjing terhadap majikan. Setelah majikannya meninggal, Hachikō terus menunggu majikannya yang tidak kunjung pulang di Stasiun Shibuya, Tokyo.

Julukan baginya adalah Hachikō Anjing yang Setia (忠犬ハチ公 Chūken Hachikō?). Patung Hachikō di depan Stasiun Shibuya telah menjadi salah satu marka tanah di Shibuya. Sewaktu membuat janji untuk bertemu di Shibuya, orang sering berjanji untuk bertemu di depan patung Hachikō

Lahir 10 November 1923 dari induk bernama Goma-go dan anjing jantan bernama Ōshinai-go, namanya sewaktu kecil adalah Hachi. Pemiliknya adalah keluarga Giichi Saitō dari kota Ōdate, Prefektur Akita. Lewat seorang perantara, Hachi dipungut oleh keluarga Ueno yang ingin memelihara anjing jenis Akita Inu. Ia dimasukkan ke dalam anyaman jerami tempat beras sebelum diangkut dengan kereta api yang berangkat dari Stasiun Ōdate, 14 Januari 1924. Setelah menempuh perjalanan sekitar 20 jam, Hachi sampai di Stasiun Ueno, Tokyo.

Hachi menjadi anjing peliharaan Profesor Hidesaburō Ueno yang mengajar ilmu pertanian di Universitas Kekaisaran Tokyo. Profesor Ueno waktu itu berusia 53 tahun, sedangkan istrinya, Yae berusia 39 tahun. Profesor Ueno adalah pecinta anjing. Sebelum memelihara Hachi, Profesor Ueno pernah beberapa kali memelihara anjing Akita Inu, namun semuanya tidak berumur panjang. Di rumah keluarga Ueno yang berdekatan dengan Stasiun Shibuya, Hachi dipelihara bersama dua ekor anjing lain, S dan John. Sekarang, lokasi bekas rumah keluarga Ueno diperkirakan di dekat gedung Tokyo Department Store sekarang.

Ketika Profesor Ueno berangkat bekerja, Hachi selalu mengantar kepergian majikannya di pintu rumah atau dari depan pintu gerbang. Di pagi hari, bersama S dan John, Hachi kadang-kadang mengantar majikannya hingga ke Stasiun Shibuya. Di petang hari, Hachi kembali datang ke stasiun untuk menjemput.

Pada 21 Mei 1925, seusai mengikuti rapat di kampus, Profesor Ueno mendadak meninggal dunia. Hachi terus menunggui majikannya yang tak kunjung pulang, dan tidak mau makan selama 3 hari. Menjelang hari pemakaman Profesor Ueno, upacara tsuya (jaga malam untuk orang meninggal) dilangsungkan pada malam hari 25 Mei 1925. Hachi masih tidak mengerti Profesor Ueno sudah meninggal. Ditemani John dan S, ia pergi juga ke stasiun untuk menjemput majikannya.

Nasib malang ikut menimpa Hachi karena Yae harus meninggalkan rumah almarhum Profesor Ueno. Yae ternyata tidak pernah dinikahi secara resmi. Hachi dan John dititipkan kepada salah seorang kerabat Yae yang memiliki toko kimono di kawasan Nihonbashi. Namun cara Hachi meloncat-loncat menyambut kedatangan pembeli ternyata tidak disukai. Ia kembali dititipkan di rumah seorang kerabat Yae di Asakusa. Kali ini, kehadiran Hachi menimbulkan pertengkaran antara pemiliknya dan tetangga di Asakusa. Akibatnya, Hachi dititipkan ke rumah putri angkat Profesor Ueno di Setayaga. Namun Hachi suka bermain di ladang dan merusak tanaman sayur-sayuran.

Pada musim gugur 1927, Hachi dititipkan di rumah Kikusaburo Kobayashi yang menjadi tukang kebun bagi keluarga Ueno. Rumah keluarga Kobayashi terletak di kawasan Tomigaya yang berdekatan dengan Stasiun Shibuya. Setiap harinya, sekitar jam-jam kepulangan Profesor Ueno, Hachi terlihat menunggu kepulangan majikan di Stasiun Shibuya.

Pada tahun 1932, kisah Hachi menunggu majikan di stasiun mengundang perhatian Hirokichi Saitō dari Asosiasi Pelestarian Anjing Jepang. Prihatin atas perlakuan kasar yang sering dialami Hachi di stasiun, Saitō menulis kisah sedih tentang Hachi. Artikel tersebut dikirimkannya ke harian Tokyo Asahi Shimbun, dan dimuat dengan judul Itoshiya rōken monogatari ("Kisah Anjing Tua yang Tercinta"). Publik Jepang akhirnya mengetahui tentang kesetiaan Hachi yang terus menunggu kepulangan majikan. Setelah Hachi menjadi terkenal, pegawai stasiun, pedagang, dan orang-orang di sekitar Stasiun Shibuya mulai menyayanginya. Sejak itu pula, akhiran kō (sayang) ditambahkan di belakang nama Hachi, dan orang memanggilnya Hachikō.

Sekitar tahun 1933, kenalan Saitō, seorang pematung bernama Teru Andō tersentuh dengan kisah Hachikō. Andō ingin membuat patung Hachikō. Setiap hari, Hachikō dibawa berkunjung ke studio milik Andō untuk berpose sebagai model. Andō berusaha mendahului laki-laki berumur yang mengaku sebagai orang yang dititipi Hachikō. Orang tersebut menjual kartu pos bergambar Hachikō untuk keuntungan pribadi. Pada bulan Januari 1934, Andō selesai menulis proposal untuk mendirikan patung Hachikō, dan proyek pengumpulan dana dimulai. Acara pengumpulan dana diadakan di Gedung Pemuda Jepang (Nihon Seinenkan), 10 Maret 1934. Sekitar tiga ribu penonton hadir untuk melihat Hachikō.

Patung perunggu Hachikō akhirnya selesai dan diletakkan di depan Stasiun Shibuya. Upacara peresmian diadakan pada bulan April 1934, dan disaksikan sendiri oleh Hachikō bersama sekitar 300 hadirin. Andō juga membuat patung lain Hachikō yang sedang bertiarap. Setelah selesai pada 10 Mei 1934, patung tersebut dihadiahkannya kepada Kaisar Hirohito dan Permaisuri Kōjun.

Selepas pukul 06.00 pagi, tanggal 8 Maret 1935, Hachikō, 13 tahun, ditemukan sudah tidak bernyawa di jalan dekat Jembatan Inari, Sungai Shibuya. Tempat tersebut berada di sisi lain Stasiun Shibuya. Hachikō biasanya tidak pernah pergi ke sana. Berdasarkan otopsi diketahui penyebab kematiannya adalah filariasis.
Opset tubuh Hachikō di Museum Nasional Ilmu Pengetahuan, Tokyo
Tempat pemakaman Profesor Ueno dan Hachikō

Upacara perpisahan dengan Hachikō dihadiri orang banyak di Stasiun Shibuya, termasuk janda almarhum Profesor Ueno, pasangan suami istri tukang kebun Kobayashi, dan penduduk setempat. Biksu dari Myōyū-ji diundang untuk membacakan sutra. Upacara pemakaman Hachikō berlangsung seperti layaknya upacara pemakaman manusia. Hachikō dimakamkan di samping makam Profesor Ueno di Pemakaman Aoyama. Bagian luar tubuh Hachikō diopset, dan hingga kini dipamerkan di Museum Nasional Ilmu Pengetahuan, Ueno, Tokyo.
Patung Hachikō di depan Stasiun Ōdate

Pada 8 Juli 1935, patung Hachikō didirikan di kota kelahiran Hachikō di Ōdate. tepatnya di depan Stasiun Ōdate. Patung tersebut dibuat serupa dengan patung Hachikō di Shibuya. Dua tahun berikutnya (1937), kisah Hachikō dimasukkan ke dalam buku pendidikan moral untuk murid kelas 2 sekolah rakyat di Jepang. Judulnya adalah On o wasureruna (Balas Budi Jangan Dilupakan).

Pada tahun 1944, di tengah berkecamuknya Perang Dunia II, patung perunggu Hachikō ikut dilebur untuk keperluan perang. Patung pengganti yang sekarang berada di Shibuya adalah patung yang selesai dibuat bulan Agustus 1948. Patung tersebut merupakan karya pematung Takeshi Andō, anak laki-laki Teru Andō.

Pintu keluar Stasiun JR Shibuya yang berdekatan dengan patung Hachikō disebut Pintu Keluar Hachikō. Sewaktu didirikan kembali tahun 1948, patung Hachikō diletakkan di bagian tengah halaman stasiun menghadap ke utara. Namun setelah dilakukan proyek perluasan halaman stasiun pada bulan Mei 1989, patung Hachikō dipindah ke tempatnya yang sekarang dan menghadap ke timur.

Film Hachikō Monogatari karya sutradara Seijirō Kōyama mulai diputar di Jepang, Oktober 1987. Pada bulan berikutnya diresmikan patung Hachikō di kota kelahirannya, Ōdate. Monumen peringatan ulang tahun Hachikō ke-80 didirikan 12 Oktober 2003 di lokasi rumah kelahiran Hachikō di Ōdate. Sebuah drama spesial tentang Hachikō ditayangkan jaringan televisi Nippon Television pada tahun 2006. Drama sepanjang dua jam tersebut diberi judul Densetsu no Akitaken Hachi (Legenda Hachi si Anjing Akita).
Pada tahun 2009 film Hachiko: A Dog's Story karya sutradara Lasse Hallström mulai diputar dan dibintangi oleh Richard Gere dan Joan Allen.

baca selengkapnya tentang film Hachiko: A Dog's Story disini
download film hachiko a dog story disini


Full Metal Jacket

The Prestige (Perang dalam Dunia Sulap)

A SONG FOR A RAGGY BOY

Stray Dog

The Book of Eli

CITY OF LIFE

NINE

MICHAEL JACKSON – This Is It!

KING

GARUDA DI DADAKU

Valkyrie

ELEGY

Atonement

Seraphim Falls

Gran Torino

THE PAINTED VEIL

LA NIÑA SANTA

Ennui

The Messenger

HOSTEL

REDACTED (2007)

IRON MAN

Film Atonement

Dororo

The Last King of Scotland

Denias

Seraphim Falls

X-Men: The Last Stand

NOBODY KNOWS

SILENT HILL

CAPOTE

The Pool

Dog Soldiers

The Hours

Final Destination 2

Catch Me If You Can

The Prestige

road to perdition

The Notebook

i am sam

DRAGON ZAKURA

Saur Sepuh

BROKEBACK MOUNTAIN

The Green Mile

The Vampire Assistant

A Walk To Remember

August Rush (2007)

Legends Of The Fall

Fireproof

the Last Samurai

The Mighty

Saving Private Ryan

review film Life is Beautiful

review film Schindler's List

review film Surat Kecil Untuk Tuhan

sweet home alabama

Never Been Kissed

review film closer

Pay it Forward

1 Litre of Tears

Hachiko: A Dog's Story

Hachiko: A Dog's Story

artikel ini adalah kelanjutan dari artikel film yang meng inspirasi hidup...
sobat dapat melihat artikelnya disini


Hachiko: A Dog's Story adalah film drama Amerika Serikat produksi tahun 2009 yang ceritanya diambil dari kisah nyata anjing jenis Akita Inu bernama Hachikō. Film ini merupakan pembuatan ulang dari film Jepang Hachikō Monogatari produksi tahun 1987. Lasse Hallström bertindak sebagai sutradara untuk film yang dibintangi Richard Gere, Joan Allen, dan Sarah Roemer.

Di Amerika Serikat, pemutaran perdana film ini dilakukan di Festival Film Internasional Seattle, 13 Juni 2009. Pemutaran perdana di luar Amerika Serikat dilakukan di Jepang pada 8 Agustus 2009. Peredaran di bioskop-bioskop Amerika Serikat tidak jadi dilakukan. Film ini langsung dirilis sebagai DVD oleh Sony Pictures Entertainment pada 9 Maret 2010.
Sejak pertengahan 2009 hingga 2010, film ini telah dirilis di lebih dari 20 negara dan teritori.
Pemutaran di bioskop Britania Raya dimulai pada 12 Maret 2010.
Hingga April 2010, Box Office Mojo memperhitungkan pendapatan kotor film ini telah mencapai lebih dari AS$41 juta

Film diangkat dari kisah nyata di Jepang. Di sebuah kelas, murid-murid sedang menyajikan presentasi mengenai tokoh pahlawan mereka. Seorang anak laki-laki bernama Ronnie menceritakan tentang anjing kakeknya yang bernama Hachiko. Bertahun-tahun yang lampau, seekor anak anjing Akita tiba di Amerika dari Jepang . Di stasiun, anak anjing itu terlepas setelah kandangnya terjatuh dari gerbong barang, dan ditemukan oleh seorang dosen bernama Parker Wilson (Richard Gere). Parker langsung menyukai anak anjing itu. Setelah Carl penjaga stasiun menolak untuk mengurusnya, Parker membawanya pulang ke rumah. Di rumah, istri Parker yang bernama Cate (Joan Allen) keberatan suaminya memelihara anak anjing.

Hari berikutnya, Parker berharap pemilik anjing itu telah menghubungi stasiun kereta api, namun ternyata pemiliknya yang sebenarnya tidak muncul. Parker secara diam-diam mengajak anak anjing itu naik kereta api ke kantor. Di kantor, Parker diberi tahu oleh seorang rekan yang orang Jepang bernama Ken, bahwa tanda di kalung anak anjing itu dibaca sebagai Hachiko, dalam bahasa Jepang, Hachiko berarti nasib baik. Parker lalu memberi nama anak anjing itu, Hachi. Menurut Ken, Parker dan Hachi sudah ditakdirkan untuk saling bertemu. Cate menerima telepon dari seseorang yang ingin memungut Hachi. Namun Cate membiarkan suaminya memelihara Hachi setelah melihat suaminya makin dekat dengan anak anjing itu.

Waktu berlalu, dan Hachi telah menjadi anjing setia Parker. Meskipun demikian, Parker heran Hachi menolak untuk melakukan kebiasaan normal seekor anjing seperti mengejar dan memungut bola. Ken memberi tahu bahwa Hachi hanya akan mau mengambil bola untuk alasan yang istimewa. Suatu pagi, ketika Parker berangkat kerja, Hachi menyelinap ke luar, dan mengikutinya hingga sampai di stasiun kereta api. Hachi menolak ketika disuruh pulang hingga Parker harus mengantarkannya pulang ke rumah. Sore itu, Hachi kembali pergi ke stasiun, dan menunggu hingga kereta api yang dinaiki tuannya datang. Parker akhirnya menyerah, dan membiarkan Hachi mengantarnya ke stasiun setiap hari. Setelah kereta api tuannya berangkat, Hachi pulang sendiri ke rumah, tapi ketika hari sudah sore, ia kembali lagi ke stasiun untuk menjemput. Kebiasaan Hachi mengantar dan menjemput Parker berlangsung beberapa lama. Namun pada suatu siang, Hachi menolak mengantar Parker yang ingin berangkat mengajar. Parker akhirnya berangkat sendirian, tapi Hachi mengejarnya sambil membawa bola. Parker terkejut, tapi senang Hachi akhirnya mau diajak bermain bola. Parker tidak ingin terlambat mengajar, dan pergi juga walaupun dilarang Hachi yang terus menggonggong. Siang itu, Parker yang mengajar sambil memegang bola milik Hachi, terjatuh tak sadarkan diri, dan meninggal dunia.

Di stasiun, Hachi dengan sabar menunggu kedatangan kereta api yang biasanya dinaiki tuannya ketika pulang, namun tuannya tidak juga pulang. Dia menunggu, dan menunggu hingga Michael, menantu Parker membawanya pulang. Keesokan harinya, Hachi kembali ke pergi ke stasiun dan menunggu tuannya. Ia menunggu sepanjang hari dan sepanjang malam. Setelah suaminya meninggal, Cate menjual rumah mereka, dan memberikan Hachi untuk dipelihara oleh anak perempuan Cate yang bernama Andy. Hachi pindah ke rumah Andy yang tinggal bersama suami bernama Michael. Keduanya memiliki bayi bernama Ronnie. Hachi tak lama kemudian lari untuk pulang ke rumah tempat tinggalnya dulu. Ia lalu kembali menunggu tuannya yang tidak kunjung pulang di stasiun. Hachi selalu duduk menunggu di tempat ia biasa menunggu. Penjual makanan di stasiun bernama Jas merasa kasihan, dan memberinya makan hot dog. Andy mencari-cari Hachi, dan menemukannya di stasiun. Hachi diajak pulang, namun keesokan harinya dibiarkan untuk kembali pergi ke stasiun.

Hachi mulai tidur di gerbong kereta yang rusak. Ia berjaga menunggu tuannya sewaktu siang, dan hidup dari makanan dan air yang diberikan oleh Jas dan seorang tukang daging. Pada satu hari, wartawan surat kabar bernama Teddy ingin tahu soal asal usul Hachi. Ia bertanya apakah dirinya dibolehkan menulis cerita tentang anjing itu. Setelah membaca artikel di surat kabar, orang-orang mulai mengirimi Carl uang, dengan pesan agar uang tersebut dibelikan makanan untuk Hachi. Ken sahabat Parker membaca artikel yang ditulis Carl, dan menyatakan kesediaan untuk membayari biaya hidup Hachi. Walaupun Parker sudah setahun meninggal dunia, Ken menyadari Hachi masih ingin dan merasa harus menunggu kepulangan tuannya, serta berharap tuannya masih hidup.

Tahun demi tahun berlalu, dan Hachi masih tetap menunggu di stasiun. Ketika mengunjungi makam Parker, Cate bertemu dengan Ken, dan mengaku dirinya masih merasa kehilangan suaminya yang sudah meninggal sepuluh tahun lalu. Cate lalu pergi ke stasiun tempat Hachi menunggu. Ia terkejut melihat Hachi yang sudah tua, kotor, dan lemah, namun terus setia menunggu tuannya. Ketika kembali ke rumah, Cate bercerita soal Hachi kepada Ronnie yang sudah berusia 10 tahun. Malam itu, Hachi menunggu di tempatnya biasa menunggu, tempatnya berbaring dan jatuh terlelap, bermimpi bertemu Parker.

Selesai sudah laporan Ronnie tentang Hachi kepada teman-temannya sekelas. Kesetiaan Hachi menunggu Parker, kakek Ronnie, menjadikan Hachi sebagai pahlawan selama-lamanya di mata Ronnie. Sore itu, Ronnie berjalan-jalan bersama seekor anak anjing Akita di tempat kakeknya pernah berjalan-jalan bersama Hachi.

Anjing Hachiko yang sebenarnya, lahir di Odate, Prefektur Akita, Jepang pada tahun 1923. Setelah pemiliknya yang bernama Dr. Eisaburo Ueno, seorang dosen di Universitas Tokyo meninggal dunia pada bulan Mei 1925, keesokan harinya Hachi kembali menunggu kepulangan tuannya di Stasiun Shibuya. Ia terus menunggu, dan menunggu hingga sembilan tahun berikutnya. Hachiko akhirnya mati pada bulan Maret 1935. Patung Hachiko dari perunggu, kini dapat dijumpai di tempatnya biasa menunggu, di luar Stasiun Shibuya, Tokyo.

sobat dapat melihat trailernya disini


Full Metal Jacket

The Prestige (Perang dalam Dunia Sulap)

A SONG FOR A RAGGY BOY

Stray Dog

The Book of Eli

CITY OF LIFE

NINE

MICHAEL JACKSON – This Is It!

KING

GARUDA DI DADAKU

Valkyrie

ELEGY

Atonement

Seraphim Falls

Gran Torino

THE PAINTED VEIL

LA NIÑA SANTA

Ennui

The Messenger

HOSTEL

REDACTED (2007)

IRON MAN

Film Atonement

Dororo

The Last King of Scotland

Denias

Seraphim Falls

X-Men: The Last Stand

NOBODY KNOWS

SILENT HILL

CAPOTE

The Pool

Dog Soldiers

The Hours

Final Destination 2

Catch Me If You Can

The Prestige

road to perdition

The Notebook

i am sam

DRAGON ZAKURA

Saur Sepuh

BROKEBACK MOUNTAIN

The Green Mile

The Vampire Assistant

A Walk To Remember

August Rush (2007)

Legends Of The Fall

Fireproof

the Last Samurai

The Mighty

Saving Private Ryan

review film Life is Beautiful

review film Schindler's List

review film Surat Kecil Untuk Tuhan

sweet home alabama

Never Been Kissed

review film closer

Pay it Forward

1 Litre of Tears

Hachiko: A Dog's Story

cewe umur 30 tahun yang terlihat seperti remaja


Xia Da adalah salah seorang seniman manga (kartun Jepang) kelahiran Hunan , China 04 April 1981 yang cukup terkenal karena wajah super imutnya. Xia Da terlihat seperti ABG usia 14 tahun dan tidak ada yang menyangka usianya sudah 30 tahun.
Dibandingkan orang barat, orang Asia selalu tampak lebih muda meski umurnya sebaya. Bagi orang barat, wajah orang Asia umur 30-an tahun kadang terlihat seperti remaja umur belasan tahun.



Apa yang membuat wajah orang Asia tampak awet muda?
Seperti kasus Xia Da yang banyak menarik perhatian orang. Perempuan kelahiran Hunan Huaihua, China 4 April 1981 ini memang sangat fenomenal.
Selain karyanya mampu bersaing dengan kartun-kartun Jepang, wajahnya yang lucu dan kekanak-kanakan seperti tokoh kartun juga banyak menghiasi sampul majalah game di Jepang.
Tapi bukan hanya orang China seperti Xia Da saja yang awet muda, sebagian besar orang Asia punya kekhasan genetik yang membuatnya selalu tampak lebih muda dibandingkan orang barat.



Perbedaan itu terletak pada struktur wajah berikut ini, seperti dikutip dari Methodsofhealing


1. Komposisi lemak wajah Beberapa ahli meyakini perbedaan komposisi lemak di wajah menyebabkan orang Asia tidak mudah mengalami kulit keriput. Pada orang Asia, penumpukan lemak juga lebih banyak terjadi di sekitar mata, sehingga kantung mata tidak mudah mengendur.
Lemak di sekitar mulut juga lebih banyak, sehingga garis tawa (kerutan yang timbul saat tertawa) tidak mudah terbentuk pada wajah orang Asia. Orang barat memiliki lemak yang lebih sedikit di bagian tersebut sehingga lebih cepat mendapatkan garis-garis atau kerutan di wajahnya.



2. Warna kulit
Orang Asia terutama yang berkulit kuning langsat atau sawo matang punya pigmen yang melindunginya dari efek buruk radiasi sinar ultraviolet. Berbeda dengan kulit wajah orang barat yang cenderung putih pucat, pigmen yang melindunginya juga lebih sedikit.
Selain memiliki lebih banyak pigmen atau zat yang memberi warna kulit, kulit orang Asia secara almi juga emmiliki tekstur yang lebih lembut. Kulit yang lembut cenderung lebih cepat mengalami regenerasi, sehingga kulit mati cepat digantikan dengan sel-sel kulit baru.



3. Bentuk wajah
Kesan lebih muda juga dipengaruhi oleh bentuk serta tata letak berbagai komponen wajah, misalnya kemiringan mata yang membuat wajah orang Asia tampak agak sayu. Bibir tipis juga memberi kesan kekanak-kanakan, sementara orang barat umumnya memiliki posisi mata yang tegas dan bibir yang tebal.
Orang Asia juga memiliki posisi tulang pipi yang agak tinggi, yang jika dikombinasikan dengan tebalnya lapisan lemak di pipi maka akan memberi kesan wajah yang bulat. Ditambah dengan dahi yang rendah, maka wajah orang Asia tampak seperti boneka.

Jembatan Tertinggi Di Dunia

Inilah jembatan jalan raya tertinggi di dunia. Lokasinya di Perancis Selatan. Salah satu mahakarya anak manusia yg menakjubkan. Dibangun di atas lembah dan sungai membuat jembatan ini memiliki view yg luar biasa indah.
Jembatan Millau Viaduct (bhs Perancis : le Viaduc de Millau) adalah jembatan kabel raksasa yg membentang di atas lembah sungai Tarn dekat Millau di Perancis Selatan.

Didesain oleh arsitek Inggris Norman Foster dan insinyur sipil berkebangsaan Perancis Michel Virlogeoux, jembatan ini sampai saat ini masih menjadi jembatan jalan tertinggi di dunia, dengan tinggi salah satu bagiannya mencapai 343 meter (1125ft)-sedikit lebih tinggi dari Menara Eiffel dan hanya 38 meter lebih rendah dari Empire State Building di Amerika.





film yang meng'inspirasi hidup bag 2

ini adalah artikel kelanjutan dari film yang meng'inspirasi hidup bagian pertama..
untuk melihat film yang meng'inspirasi hidup bagian pertama silahkan klik disini



Bravveheart

mengisahkan perlawanan bangsa Skotlandia atas penjajahan Inggris pada akhir abad ke 13. Perlawanan penduduk Skotlandia di pimpin oleh William Wallace (Mel Gibson), seorang pemuda biasa yang melihat banyak kejadian mengerikan semasa hidupnya. Di saat kecil harus kehilangan ayah juga saudaranya karena terbunuh oleh tentara Inggris dalam sebuah perang.
baca selengkapnya disini
Curiouse Case of Benjamin Button

Suatu hari, pada tanggal 11 November 1918, orang dari New Orleans merayakan akhir Great War. Kemenangan dari Perang Dunia I, ada bayi laki – laki yang lahir dengan tampilan fisik seperti seorang lelaki berusia 80 tahun-an. Ibu bayi tersebut meninggal sesaat setelah melahirkan dan ayahnya ( Thomas Tombol ) membawa bayi itu dan meninggalkannya disebuah rumah panti jompo. Queenie ( Henson ) dan Tizzy ( Ali ), Pasangan Afrika dan Amerika yang bekerja di panti jompo, yang menemukan bayi itu. Berhubung Queenie tidak bisa mengandung, dia memutuskan untuk membawa bayi dan dianggap sebagai anaknya sendiri. Lalu diberi nama Benjamin.
baca selengkapnya disini

My Name is Khan

Khan Rizvan Khan, yang berada di jalan dalam usaha untuk bertemu dengan presiden AS untuk menyampaikan pesan ini: “My Name is Khan, and I am not a terrorist.” Dalam kilas balik dimulai dengan kehidupan awal di India, di mana seorang ibu yang penuh kasih sayang membantu memelihara dan memberikan kekuatan kepada anak
baca selengkapnya tentang film ini disini

cast away

Cast Away merupakan sebuah film yang dibuat oleh 20th Century Fox dan DreamWorks. Film ini menceritakan karyawan FedEx terdampar di pulau yang sepi setelah melakukan penerbangan di Pasifik bagian selatan.
baca selengkapnya disini

GOAL 1,2,3

kisah Santiago MUNEZ seorang imigran dari amerika selatan yg bisa menjadi pemain bola profesional tingkat dunia dan bermain di klub2 besar eropa.
baca selengkapnya disini


tunggu artikel berikutnya...


Full Metal Jacket

The Prestige (Perang dalam Dunia Sulap)

A SONG FOR A RAGGY BOY

Stray Dog

The Book of Eli

CITY OF LIFE

NINE

MICHAEL JACKSON – This Is It!

KING

GARUDA DI DADAKU

Valkyrie

ELEGY

Atonement

Seraphim Falls

Gran Torino

THE PAINTED VEIL

LA NIÑA SANTA

Ennui

The Messenger

HOSTEL

REDACTED (2007)

IRON MAN

Film Atonement

Dororo

The Last King of Scotland

Denias

Seraphim Falls

X-Men: The Last Stand

NOBODY KNOWS

SILENT HILL

CAPOTE

The Pool

Dog Soldiers

The Hours

Final Destination 2

Catch Me If You Can

The Prestige

road to perdition

The Notebook

i am sam

DRAGON ZAKURA

Saur Sepuh

BROKEBACK MOUNTAIN

The Green Mile

The Vampire Assistant

A Walk To Remember

August Rush (2007)

Legends Of The Fall

Fireproof

the Last Samurai

The Mighty

Saving Private Ryan

review film Life is Beautiful

review film Schindler's List

review film Surat Kecil Untuk Tuhan

sweet home alabama

Never Been Kissed

review film closer

Pay it Forward

1 Litre of Tears

Hachiko: A Dog's Story